Aku perlu waktu
menata kembali kekeping serpih hati
yang terporandakan badai
hanyut dalam gelombang emosi
Aku perlu waktu
merawat kembali larik semai benih
yang terbenam lumpur
sungai keangkuhan duniawi
Aku juga perlu waktu
menganyam kembali
bidang tikar pembentuk jejak perasaan
yang lumat terkoyak
dusta dan ketidakpercayaan
Aku bahkan perlu waktu
memintal benangbenang rasa
yang terkusutkan masa
ketidaksabaran dan keacuhan
Andai pun tak pernah lagi ada waktu
Aku tetap hanya perlu...waktu
vek @Taufiqurrahmand
BalasHapusAku perlu waktu merawat kembali larik semai benih yang terbenam lumpur sungai keangkuhan duniaku