Dia...
matangkan galau ditepi perih. melirih
membebat dengan untaian kisruh
melembab diantara keluh
di kerut kening kata berlabuh
Dia...
menggali ceruk2 di palung jiwa
di parit2 kegusaran. melingkar
memipih detik2 beranjak
luka melebam tak berbasuh
Lalu dia...
untaikan setangkai harap
pada beling2 kaca
diantara jebakan bandil2
menusuk dalam jauh ke tulang
Sementara aku
tertatih berpijak ditelanjang kaki
diatas serpih bara pasir besi
bakar aku perlahan
abukan rasaku membaur
debu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar