Aku tak keluhkan warna
pada darah yang mengalir di nadiku
biarlah tetap merah
tak peduli biru atau ungu
sebab menjadi sudra tak berpilih
seperti rahim yang membesarkanku
seperti ikhlas bumi pertiwi
tak memandang kasih atau benci
sebab tanah adalah ziarah
pada semua darah
yang akan ruah tertumpah
sekalipun pada apa yang tertinggi
ketahuilah
wajah bumi tak pernah berpaling
pada carut atau pun riang
selayak laut semesta menampung segala
Kita pasti berpulang
pada saatnya tanah berlahat
hanya masalah waktu
tak ada yang tak datang masa itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar